Ada Wisata Petik Sayuran di Kudus, Lokasinya di Sini
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 4 September 2025 16:57:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
”Perawatannya kami gunakan pupuk organik. Kemudian setiap pagi dilakukan penyiraman agar sayuran tetap segar,” terangnya.
Petani sayuran, Syakur mengatakan harga tanaman di KK-Farm tak jauh berbeda dengan harga di pasar. Seperti kembang kol seharga Rp 20 ribu per kilogram, cabai keriting Rp 35 ribu per kilogram, tomat Rp 6 ribu per kilogram, dan selada Rp 20 ribu per kilogram.
”Harganya hampir sama seperti di pasar dan masih fresh sayurannya. Keuntungannya untuk petani juga lebih lumayan,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, kembang kol yang ditanam memiliki berat yang berbeda-beda. Rata-rata 1,5 kilogram. Ada juga yang pernah mencapai 2,3 kilogram.
”Sayuran di sini tidak memakai pupuk kimia. Semuanya menggunakan pupuk organik,” ucapnya.
Editor: Anggara Jiwandhana



