Gunung Ungaran ini bisa dicapai dari banyak jalur seperti jalur Medini, jalur Gedong Songo, dan dua jalur yang sudah ditutup yaitu jalur Curug Lawe serta jalur Nglimut.
Jika lewat jalur Medini, baik motor ataupun mobil bisa sampai di desa terakhir yaitu Promasan namun dengan jalanan yang berbatu dan ala kadarnya. Kebanyakan pendaki pemula biasanya menggunakan jalur Basecamp Mawar karena jalurnya yang lebih terawat dan parkir yang aman.
Baca juga: Mendaki Gunung Ungaran Lewat Jalur Basecamp Mawar, Pemandangan Alamnya MenawanTidak membutuhkan perjalanan waktu yang cukup lama dari basecamp menuju ke puncak. Biasanya membutuhkan waktu sekitar 7 sampai 12 jam bagi pemula untuk bisa berteriak di atas puncaknya.
Selain mendaki puncak, kita juga bisa berwisata di kawasan lereng Gunung Ungaran. Ada banyak destinasi wisata menarik di kawasan ini.
Salah satu pilihannya adalah
Basecamp Ungaran Perantunan yang berlokasi di Gintungan, Bandungan, Kabupaten Semarang. Jarak dan waktu tempuh menuju Perantunan sekitar 20 kilometer atau 45 menit perjalanan dari Alun-alun Ungaran. Jalur menuju Perantunan dapat menggunakan mobil atau motor. Namun, karena sempit dan menanjak, maka disarankan menggunakan motor.
Melansir dari laman Visitjawatengah, Sabtu (25/2/2023), Wisata Perantunan tak hanya menyuguhkan panorama alam yang indah dan udara yang sejuk, tetapi juga fasilitas yang komplit, sehingga membuat betah untuk berlama-lama. Dikutip dari Instagram @perantunan, ada beragam aktivitas yang bisa dilakukan di sini.
Bermalam di Rumah Liliput dan Rumah KayuRumah Liliput dan Rumah Kayu bisa menjadi pilihan tepat untuk menginap di Perantunan karena berada di area khusus yang terpisah dari area perkemahan dengan view sunrise yang istimewa. Kedua jenis penginapan tersebut telah dilengkapi dengan kasur, selimut hangat, kamar mandi pribadi, penerangan dan listrik. Khusus Rumah Kayu terdapat fasilitas pemanas air. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau mulai dari Rp 200-300 ribu.
Berkemah di Lereng Gunung UngaranJika ingin merasakan sensasi bermalam di alam terbuka, Perantunan memiliki area yang luas dengan view menarik untuk berkemah. Wisatawan pun tak perlu repot dan khawatir karena telah tersedia fasilitas mushola, toilet, warung dan persewaan peralatan berkemah.
Membuat Konten Estetik Perantunan juga menjadi lokasi yang tepat untuk membuat konten foto dan video estetik karena banyak spot selfie yang pasti seru untuk dicoba. Tak hanya spot selfie, pepohonan yang rindang dan asri, serta panorama bukit-bukit di sekitarnya juga bisa menjadi latar yang keren.
Mendaki ke Gunung UngaranBasecamp Perantunan berada di ketinggian 1.290 mdpl dan menjadi pos pendakian menuju puncak Gunung Ungaran yang berada di ketinggian 2.050 mdpl. Adapun estimasi waktu yang dibutuhkan sekitar 3 jam. Puncak Bondolan (1.890 mdpl), Puncak Botak (2.050 mdpl), dan view Sabana Punggung Naga menjadi destinasi pendakian favorit dengan dominasi trek hutan yang masih asri. Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: visitijawatengah.jatengprov.go.id
Murianews, Semarang – Gunung Ungaran di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah sudah tidak asing bagi pecinta alam. Gunung dengan ketinggian 2.050 dpl ini merupakan favorit bagi pendaki pemula.
Gunung Ungaran ini bisa dicapai dari banyak jalur seperti jalur Medini, jalur Gedong Songo, dan dua jalur yang sudah ditutup yaitu jalur Curug Lawe serta jalur Nglimut.
Jika lewat jalur Medini, baik motor ataupun mobil bisa sampai di desa terakhir yaitu Promasan namun dengan jalanan yang berbatu dan ala kadarnya. Kebanyakan pendaki pemula biasanya menggunakan jalur Basecamp Mawar karena jalurnya yang lebih terawat dan parkir yang aman.
Baca juga: Mendaki Gunung Ungaran Lewat Jalur Basecamp Mawar, Pemandangan Alamnya Menawan
Tidak membutuhkan perjalanan waktu yang cukup lama dari basecamp menuju ke puncak. Biasanya membutuhkan waktu sekitar 7 sampai 12 jam bagi pemula untuk bisa berteriak di atas puncaknya.
Selain mendaki puncak, kita juga bisa berwisata di kawasan lereng Gunung Ungaran. Ada banyak destinasi wisata menarik di kawasan ini.
Salah satu pilihannya adalah
Basecamp Ungaran Perantunan yang berlokasi di Gintungan, Bandungan, Kabupaten Semarang. Jarak dan waktu tempuh menuju Perantunan sekitar 20 kilometer atau 45 menit perjalanan dari Alun-alun Ungaran. Jalur menuju Perantunan dapat menggunakan mobil atau motor. Namun, karena sempit dan menanjak, maka disarankan menggunakan motor.
Melansir dari laman Visitjawatengah, Sabtu (25/2/2023), Wisata Perantunan tak hanya menyuguhkan panorama alam yang indah dan udara yang sejuk, tetapi juga fasilitas yang komplit, sehingga membuat betah untuk berlama-lama. Dikutip dari Instagram @perantunan, ada beragam aktivitas yang bisa dilakukan di sini.
Bermalam di Rumah Liliput dan Rumah Kayu
Rumah Liliput dan Rumah Kayu bisa menjadi pilihan tepat untuk menginap di Perantunan karena berada di area khusus yang terpisah dari area perkemahan dengan view sunrise yang istimewa. Kedua jenis penginapan tersebut telah dilengkapi dengan kasur, selimut hangat, kamar mandi pribadi, penerangan dan listrik. Khusus Rumah Kayu terdapat fasilitas pemanas air. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau mulai dari Rp 200-300 ribu.
Berkemah di Lereng Gunung Ungaran
Jika ingin merasakan sensasi bermalam di alam terbuka, Perantunan memiliki area yang luas dengan view menarik untuk berkemah. Wisatawan pun tak perlu repot dan khawatir karena telah tersedia fasilitas mushola, toilet, warung dan persewaan peralatan berkemah.
Membuat Konten Estetik
Perantunan juga menjadi lokasi yang tepat untuk membuat konten foto dan video estetik karena banyak spot selfie yang pasti seru untuk dicoba. Tak hanya spot selfie, pepohonan yang rindang dan asri, serta panorama bukit-bukit di sekitarnya juga bisa menjadi latar yang keren.
Mendaki ke Gunung Ungaran
Basecamp Perantunan berada di ketinggian 1.290 mdpl dan menjadi pos pendakian menuju puncak Gunung Ungaran yang berada di ketinggian 2.050 mdpl. Adapun estimasi waktu yang dibutuhkan sekitar 3 jam. Puncak Bondolan (1.890 mdpl), Puncak Botak (2.050 mdpl), dan view Sabana Punggung Naga menjadi destinasi pendakian favorit dengan dominasi trek hutan yang masih asri.
Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: visitijawatengah.jatengprov.go.id