Sedangkan di ruangan ke lima atau ruang belakang Museum Kartini Jepara, terdapat dua sudut di mana RA Kartini dulu mengajar sekolah anak-anak rakyat dan mengajar membatik. Semuanya masih dalam keadaan otentik sejak dulu Kartini masih hidup.
Para pengunjung Museum Kartini Jepara tak perlu khawatir bingung jika tak bisa memahami story line itu. Sebab setiap saat ada kurator dari komunitas Rumah Kartini dan pendamping dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, yang menemani penjelajahan alam pikir RA Kartini itu.
Kepala Disparbud Jepara, Ali Hidayat menyebut, Museum Kartini Jepara yang menempati Pendapa Kabupaten Jepara buka setiap hari setiap jam 13.00-17.00 WIB.
“Silahkan berkunjung ke museum Kartini yang ada di pendapa. Tidak ada biaya masuk alias gratis,” kata Ali, Kamis (11/12/2025).
Murianews, Jepara – Ada banyak wisata edukasi yang ada di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) yang cocok dikunjungi di libur akhir tahun. Salah satunya adalah Museum Kartini Jepara yang ada di Pendapa Kabupaten Jepara.
Setelah diresmikan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon pada 15 November 2025 lalu, saban hari ratusan pengunjung datang dari berbagai pelosok daerah. Destinasi wisata edukasi ini, rata-rata dikunjungi anak sekolah.
Museum Kartini Jepara memang dikonsep untuk menyelami kehidupan dan pemikiran RA Kartini dan keluarganya. Oleh komunitas Rumah Kartini, pendapa yang sebelumnya menjadi rumah dinas bupati itu disulap menjadi obyek wisata edukasi degan mengusung story line tentang jejak-jejak pahlawan emansipasi wanita itu.
Ada lima bagian dalam museum Kartini Jepara ini. Di bagian awal, pengunjung akan diajak menjelajahi jejak-jejak Jepara di masa lalu. Pengunjung bisa mengamati peta-peta yang dipamerkan. Selain itu, ada pula Gong Senen yang menjadi salah satu karya masterpiece seni ukir Jepara.
Memasuki ruangan ke dua di Museum Kartini Jepara, pengunjung akan berjumpa dengan foto-foto RA Kartini dan keluarganya. Foto-foto dilengkapi dengan narasi sekilas tentang tokoh terkait yang ditampilkan dalam foto.
Pada ruangan ke tiga Museum Kartini Jepara, pengunjung akan dihadapkan dengan replika surat-surat RA Kartini yang dulu dikirimkan kepada sahabat-sahabatnya di Belanda. Ada pula foto beberapa tokoh global yang mempengaruhi pemikiran RA Kartini.
Di ruangan ke empat Museum Kartini Jepara, pengunjung akan bisa masuk ke kamar pingit RA Kartini. Terdapat pula replika dipan Kartini. Selain itu, ada pula replika batik karya RA Kartini yang ekslusif, foto-foto pameran gagasan Kartini di Belanda. Ada juga Macan Kurung, salah satu karya seni ukir Jepara yang paling fenomenal.
Tempat Kartini Mengajar...
Sedangkan di ruangan ke lima atau ruang belakang Museum Kartini Jepara, terdapat dua sudut di mana RA Kartini dulu mengajar sekolah anak-anak rakyat dan mengajar membatik. Semuanya masih dalam keadaan otentik sejak dulu Kartini masih hidup.
Para pengunjung Museum Kartini Jepara tak perlu khawatir bingung jika tak bisa memahami story line itu. Sebab setiap saat ada kurator dari komunitas Rumah Kartini dan pendamping dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, yang menemani penjelajahan alam pikir RA Kartini itu.
Kepala Disparbud Jepara, Ali Hidayat menyebut, Museum Kartini Jepara yang menempati Pendapa Kabupaten Jepara buka setiap hari setiap jam 13.00-17.00 WIB.
“Silahkan berkunjung ke museum Kartini yang ada di pendapa. Tidak ada biaya masuk alias gratis,” kata Ali, Kamis (11/12/2025).
Editor: Budi Santoso