Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Pendaki muda Khansa Syahlaa berencana untuk mendaki dan mengibarkan Merah Putih pada ekspedisi Seven Summit of The World ke Puncak Gunung Aconcagua, Amerika Selatan.

Hal itu terungkap saat Khansa melangsungkan audensi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo. Menpora Dito pun mendukung rencana Khansa itu.

”Berangkatnya kapan?, Visanya sudah?. Yang pasti kita support ya,” kata Menpora Dito saat menerima audiensi Khansa yang hadir bersama orang tuanya serta rombongan di ruang rapat lantai 10 Kantor Menpora, Senayan, Jakarta, Kamis (11/1/2024) siang.

Kepada Menpora, Khansa menyampaikan rencana ekspedisi pendakian gunung tertinggi di dunia ke-4 pada puncak Gunung Aconcagua di Argentina, Amerika Selatan 6.962 mdpl (meter diatas permukaan laut) dari program Seven Summit of the World.

Sebelumnya, pada 2017 Khansa telah mendaki puncak Gunung Cartenz Pyramide atau Puncak Jaya di Papua (4.884 mdpl) saat ia berusia 10 tahun, Gunung Kilimanjaro di Tanzania (5.895 mdpl) pada 2019, dan Gunung Elbrus di Rusia (5.642 mdpl) pada 2022. Setidaknya Khansa telah mendaki 87 puncak gunung di dalam dan luar negeri.

”Rencananya saya akan berangkat tanggal 20 Januari ini Pak Menteri. Gunung Aconcagua ini dikenal challenging dan sulit. Untuk itu banyak persiapan yang saya lakukan cukup lama mulai dari persiapan perlengkapannya, persiapan fisiknya naik gunung juga seperti Gunung Slamet, Gunung Gede dan sebagainya,” ujar Khansa, dilansir dari laman Kemenpora, Jumat (12/1/2024).

Aulia Ibnu, ayah Khansa, menuturkan, putrinya itu sudah dikenalkan untuk naik gunung sejak dini. ”Prosesnya juga tidak instan, perlahan-lahan. Khansa ini memang kecil tapi cita-citanya setinggi gunung," tutur Aulia Ibnu didampingi istri Pramudi Ayuwardani dan kakak Khansa.

Menurut Aulia Ibnu, untuk mendaki Aconcagua, Khansa dinilai masih di bawah umur, ada beberapa catatan khusus dari pihak operator Gunung Aconcagua untuk Khansa.

”Untuk Khansa ini dinilai masih di bawah umur karena aturannya disana harus minimal 18 tahun. Untuk itu ada catatan khusus seperti guidenya harus dua, didampingi pula pengacara. Rencananya berangkat tgl 20 Januari pulang pada 13 Februari untuk nyoblos pertama Khansa. Kami berharap Pak Menteri bisa memberikan Merah Putih ke Khansa, untuk menjadi semangatnya dikibarkan di puncak tertinggi di Amerika Selatan,” kata Aulia.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Travel Terkini

Terpopuler