Rabu, 21 Februari 2024

Event Berkelas Dunia Bakal Digelar di Lima DSPS Tahun 2024

Dani Agus
Kamis, 7 Desember 2023 14:58:00
Menparekraf Sandiaga pada Rakornas Percepatan Pengembangan 5 DPSP Semester II - 2023 di Golo Mori Convention Center, Labuan Bajo, Rabu (6/12/2023). (kemenparekraf)

Murianews, Labuan Bajo – Event berkelas dunia diupayakan dihadirkan di 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSPS) pada 2024 melalui dukungan Indonesia Tourism Fund.

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam Rakornas Percepatan Pengembangan 5 DPSP Semester II - 2023 di Golo Mori Convention Center, Labuan Bajo, Rabu (6/12/2023).

Sandiaga menjelaskan, upaya ini dilakukan berkat kesuksesan ajang balap internasional MotoGP yang mampu memberikan nilai tambah kepada Indonesia sebesar Rp 4,5 triliun pada 2022. Sementara sampai Oktober 2023, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi provinsi dengan pergerakan wisatawan nusantara tertinggi.

”Ini yang semakin memberikan semangat kita untuk menyelenggarakan event pada 2024 dengan dukungan dari Indonesia Tourism Fund,” kata Sandiaga, dilansir dari laman Kemenparekraf, Kamis (7/12/2023).

Diproyeksikan, dana yang akan dikeluarkan melalui Indonesia Tourism Fund dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa mencapai Rp 2 triliun setiap tahun. Dan ini akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Kementerian Keuangan.

”Tentunya event yang akan dihadirkan melalui kurasi terlebih dahulu sehingga event yang dipilih benar-benar memberikan dampak nyata bagi ekonomi Indonesia, khususnya kesejahteraan masyarakat lokal dan membuka lapangan kerja,” katanya.

Kemudian, persoalan interkonektivitas juga menjadi pembahasan dalam Rakornas Percepatan Pengembangan 5 DPSP Semester II - 2023. Dikatakan Menparekraf Sandiaga, Menko Marves Ad Interim Erick Tohir juga memberikan arahan untuk meningkatkan konektivitas dengan fokus di 13 bandara yang akan menjadi hub peningkatan jumlah wisatawan.

”Termasuk Komodo Internasional Airport di Labuan Bajo dengan target 12-15 juta wisman di tahun 2024,” ujar Menparekraf.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim Erick Tohir menambahkan, Presiden Joko Widodo memiliki visi untuk menumbuhkan pariwisata Indonesia, agar ekonomi Indonesia tidak bergantung pada sektor pertambangan.

Sektor pertambangan masih memegang posisi pertama sebagai penyumbang PDB Indonesia terbesar di tahun 2022. Tercatat PDB Indonesia pada tahun 2022 mencapai Rp 19.588 triliun. Dimana 12,2 persen dari sektor pertambangan atau setara dengan Rp 2.393 triliun. Sementara sektor pariwisata 3,6 persen atau sebesar Rp 705 triliun.

”Kalau kita lihat beberapa negara juga sudah mulai shifting seperti UAE (United Arab Emirates), Arab Saudi, yang tadinya bergantung dari minyak sekarang menjadi pariwisata. Artinya Indonesia juga bisa,” ujar Erick.

Indonesia dikatakan Erick, memiliki kekayaan etnis budaya serta keindahan alam yang luar biasa. Didukung dengan masyarakat Indonesia yang dikenal dengan keramahtamahannya.

Pariwisata juga menjadi penunjang terbesar dari pembukaan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan UMKM. Sehingga ini menjadi komitmen bersama untuk menjadikan pariwisata ke depan sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.

Komentar

Travel Terkini