Rabu, 21 Februari 2024

Event Charity Jelajah Timur-Run for Equality 2023 Digelar Besok

Dani Agus
Rabu, 25 Oktober 2023 14:01:00
Kemenparekraf mendukung pelaksanaan event Charity bertajuk Jelajah Timur-Run for Equality 2023. (kemenparekraf)

Murianews, Jakarta – Event Charity bertajuk ”Jelajah Timur-Run for Equality 2023” akan digelar 26 hingga 29 Oktober 2023 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Event ini merupakan acara lari yang berkonsep charity ultramarathon.

Sebanyak 100 peserta akan berlari sejauh 108 kilometer dari Soe ke Kupang seraya mengumpulkan donasi. Nantinya donasi yang terkumpul akan disumbangkan untuk pelaksanaan program penyediaan sarana air bersih di berbagai desa di NTT.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung pelaksanaan event ini.

”Saya mengucapkan selamat pada Plan Indonesia untuk penyelenggaraan Jelajah Timur 2023 dan mudah-mudahan tercapai semua target yang ingin diraih dan kita berharap kegiatan ini bisa membawa keberkahan,” kata Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, dilansir dari laman Kemenparekraf, Rabu (25/10/2023).

Sandiaga mengatakan, event ini tidak hanya mendukung pengembangan wisata olahraga (sport tourism), tapi juga menjadi ajang promosi pariwisata karena rute lari yang dilalui nantinya akan melewati sejumlah destinasi di NTT yang dikenal dengan alamnya yang indah.

”Mari kita tunjukkan bagaimana penyelenggaraan event dapat meningkatkan antusiasme masyarakat untuk #BerwisatadiIndonesiaAja,” kata Sandiaga.

Executive Director Plan Indonesia Dini Widiastuti mengatakan, Charity Run Jelajah Timur kali ini memasuki tahun ke-5 penyelenggaraan. Event ini sebelumnya telah berhasil membantu menyediakan sarana air bersih di 12 desa di NTT.

Penyediaan sarana air bersih sendiri dipilih karena masih banyak daerah di NTT yang masyarakatnya memiliki keterbatasan dalam mengakses air bersih yang kemudian berdampak pada angka stunting yang tinggi.

”Annual charity run ini kita lakukan sejak 2019. Kami adalah NGO anak tapi salah satu masalah yang kita lihat di NTT adalah stunting, dan menurut data memang permasalahan air bersih terjadi hampir di 50 persen daerah kami bekerja. Untuk itu kami melakukan penggalangan dana untuk pembangunan air bersih yang salah satu tujuannya mencegah supaya adik-adik kita bisa terhindar dari risiko stunting,” kata Dini.

Sementara Founder & Managing Director Virtuathlon Indonesia Ramli Alrashid, mengatakan, bahwa Virtuathlon mendukung event ini dengan mendorong berbagai kemitraan untuk memastikan kegiatan tahun ini berjalan dengan semakin baik dan sukses dengan memperkuat ekosistem kemitraan di skala komunitas maupun korporasi.

Komentar

Travel Terkini